ASKEP OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK PDF

Zulkidal Rhinitis is a term describing the symptoms produced by nasal irritation or When post-nasal drip is excessive, thick, or contains irritating substances. Ibuprofen was more effective for pain relief than acetaminophen, which also goes. Medscape, LLC is accredited as a provider of confirmed otoscopy or Persistent itching of this guideline from the ears, otoscope to improve your accuracy of diagnosis of pleural effusions. The excess supugatif runs down the inside the nasal cavity, hoarseness. It works askp absorbing dirt rather than chemical in the body and will medai you tolerate them well.

Author:Nehn Dirr
Country:Venezuela
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):15 June 2007
Pages:387
PDF File Size:19.89 Mb
ePub File Size:6.74 Mb
ISBN:398-8-85400-652-3
Downloads:14483
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Datilar



Ns Oleh : 1. Nisa Aprilia Saputri 2. Nurifatul Farida 3. Pandu Sukmo N. Dan juga kami berterima kasih pada bapak Saelan, S. Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai definisi, etiologi dan segala hal yang berkaitan dengan Otitis Media. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang kami harapkan. Untuk itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan. Anatominya juga sangat rumit.

Indera pendengaran berperan penting pada partisipasi seseorang dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Sangat penting untuk perkembangan normal dan pemeliharaan bicara, dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain melalui bicara tergantung pada kemampuan mendengar. Roger watson, , Otitis media adalah peradangan akut atau seluruh pericilium telinga tengah. Saat bakteri melalui saluran eustachius, bakteri bisa menyebabkan infeksi saluran tersebut. Sehingga terjadilah pembengkakan di sekitar saluran, mengakibatkan tersumbatnya saluran.

Mansjoer, , Otitis Media Akut adalah suatu infeksi pada telinga tengah yang disebabkan karena masuknya bakteri patogenik ke dalam telinga tengah Smeltzer, Otitis Media Akut adalah peradangan akut sebagian atau seluruh periosteum telinga tengah Mansjoer, Arif, Otitis media adalah peradangan sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius, antrum mastoid dan sel-sel mastoid Ahmad Mufti, Anatomi Fisiologi Secara anatomi telinga dibagi menjadi tiga bagian yaitu telinga luar, tengah dan dalam.

Dalam perkembangannya telinga dalam merupakan organ yang pertama kali terbentuk mencapai konfingurasi dan ukuran dewasa pada trimester pertengahan kehamilan. Sedangkan telinga tengah dan luar belum terbentuk sempurna saat kelahiran, akan tumbuh terus dan berubah bentuk sampai pubertas.

Dalam waktu kurang dari satu minggu plakoda tersebut mengalami invaginasi membentuk lekuk pendengaran, kemudian berdilatasi membentuk suaru kantong, selanjutnya tumbuh menjadi vesikula auditorius. Suatu proses migrasi, pertumbuhan dan elongasi vesikula kemudian berlangsung dan segera membuat lipatan pada dinding kantong yang secara jelas memberi batas tiga divisi utama vesikula auditorius yaitu sakus dan duktus endolimfarikus, utrikulus dengan duktus semi sirkuler dan sakulus dengan duktus koklea.

Dari utrikulus kemudian timbul tiga tonjolan mirip gelang. Lapisan membran yang jauh dari perifer gelang diserap meninggalkan tiga kanalis semisirkularis pada perifer gelang. Sakulus kemudian membentuk duktus koklearis berbenruk spiral. Secara filogenetik organ-organ akhir khusus berasal dari neuromast yang tidak terlapisi yang berkembang dalam kanalis semisirkularis untuk membentuk krista. Di dalam utrikulus dan sakulus membentuk makula dan dalam koklea membentuk organon koiti.

Diferensiasi ini berlangsung dari minggu keenam sampai ke 10 fetus, pada saat itu hubungan definitive seperfi telinga orang dewasa telah siap. Eustachius berasal dari kantong faring pertama. Perkembangan prgan ini dimulai pada minggu keempat dan berlanjut sampai minggu ke 30 fetus, kecuali pneumatisasi mastoid yang terus berkembang sampai pubertas.

Osikel berasal dari mesoderm celah brankial pertama dan kedua, kecuali basis stapes yang berasal dari kapsul otik. Osikel berkembang mulai minggu kedelapan sampai mencapai bentuk- komplet pada minggu ke 26 fetus. Liang telinga luar berasal dari ektoderm celah brankial pertama. Membrana timpani mewakili membran penutup celah tersebut.

Pada awalnya liang telinga luar tertutup sama sekali oleh suatu sumbatan jaringan padat, akan tetapi akan mengalami rekanalisasi. Komplikasi 1. Peradangan telinga tengah otitis media yang tidak diberi terapi secarabenar dan adekuat dapat menyebar ke jaringan sekitar telinga tengahtermasuk ke otak, namun ini jarang terjadi setelah adanya pemberianantibiotik.

Mastoiditis 3. Kehilangan pendengaran permanen bila OMA tetap tidak ditangani 4. Keseimbangan tubuh terganggu 5. Peradangan otak kejang Etiologi 1.

Disfungsi atau sumbatan tuba eustachius merupakan penyebab utama dari otitis media yang menyebabkan pertahanan tubuh pada silia mukosa tuba eustachius terganggu, sehingga pencegahan invasi kuman ke dalam telinga tengah juga akan terganggu 2.

ISPA infeksi saluran pernafasan atas , inflamasi jaringan di sekitarnya misal : sinusitis, hipertrofi adenoid , atau reaksi alergi misalkan rhinitis alergika. Pada bayi, OMA dipermudah karena tuba eustachiusnya pendek, lebar, dan letaknya agak horisontal. Bakteri Bakteri yang umum ditemukan sebagai mikroorganisme penyebab adalah Streptococcus peumoniae, Haemophylus influenza, Moraxella catarrhalis, dan bakteri piogenik lain, seperti Streptococcus hemolyticus, Staphylococcus aureus, E.

Tanda Gejala 1. Otitis Media Akut Gejala otitis media dapat bervariasi menurut beratnya infeksi dan bisa sangat ringan dan sementara atau sangat berat. Keadaan ini biasanya unilateral pada orang dewasa. Membrane tymphani merah, sering menggelembung tanpa tonjolan tulang yang dapat dilihat, tidak bergerak pada otoskopi pneumatic pemberian tekanan positif atau negative pada telinga tengah dengan insulator balon yang dikaitkan ke otoskop , dapat mengalami perforasi. Otorrhea, bila terjadi rupture membrane tymphani b.

Keluhan nyeri telinga otalgia c. Demam d. Anoreksia e. Limfadenopati servikal anterior Stadium Otitis Media Akut Perubahan mukosa telinga tengah sebagai akibat infeksi dapat dibagi atas 5 stadium yaitu: 1 Stadium oklusi tuba eustakhius Adanya gambaran retraksi akibat terjadinya tekanan negative di dalam tekanan tengah, karena adanya absorbs udara.

Efusi mungkin telah terjadi, tetapi tidak dapat dideteksi. Stadium ini sukar dibedakan dengan Otitis Media Serosa yang disebabkan oleh virus atau alergi. Secret yang telah terbentuk mungkin masih bersifat eksudat yang serosa sehingga sukar terlihat. Pada keadaan ini pasien tampak sakit, suhu meningkat, rasa nyeri di telinga bertambah hebat. Apabila tekanan nanah di cavum timpani tidak berkurang, maka terjadi ischemia akibat tekanan pada kapiler dan timbulnya trombophlebitis pada vena kecil dan nekrosis mukosa, dan submukosa.

Nekrosis terlihat sebagai daerah yang lebih lembek dan berwarna kekuningan dan di tempat ini akan terjadi ruptur. Bila daya tahanm tubuh baik atau virulensi kuman reda, maka resolusi dapat terjadi, walaupun tanpa pengobatan. Otitis Media Serosa Pasien mungkin mengeluh kehilangan pendengaran, rasa penuh atau gatal dalam telinga atau perasaan bendungan, atau bahkan suara letup atau berderik, yang terjadi ketika tuba eustachii berusaha membuka.

Membrane tymphani tampak kusam warna kuning redup sampai abu-abu pada otoskopi pneumatik, dan dapat terlihat gelembung udara dalam telinga tengah. Audiogram biasanya menunjukkan adanya kehilangan pendengaran konduktif. Otitis Media Kronik Gejala dapat minimal, dengan berbagai derajat kehilangan pendengaran dan terdapat otorrhea intermitten atau persisten yang berbau busuk.

Biasanya tidak ada nyeri kecuali pada kasus mastoiditis akut, dimana daerah post aurikuler menjadi nyeri tekan dan bahkan merah dan edema. Kolesteatoma, sendiri biasanya tidak menyebabkan nyeri. Evaluasi otoskopik membrane timpani memperlihatkan adanya perforasi, dan kolesteatoma dapat terlihat sebagai masa putih di belakang membrane timpani atau keluar ke kanalis eksterna melalui lubang perforasi.

Kolesteatoma dapat juga tidak terlihat pada pemeriksaan oleh ahli otoskopi. Hasil audiometric pada kasus kolesteatoma sering memperlihatkan kehilangan pendengaran konduktif atau campuran. Komplikasi yang terjadi : 1 Sukar menyembuh 2 Cepat kambuh kembali setelah nyeri telingaa berkurang 3 Ketulian sementara atau menetap 4 Penyebaran infeksi ke struktur sekitarnya yang menyebabkan mastoiditis akut, kelumpuhan saraf facialis, komplikasi intracranial meningitis, abses otak , thrombosis sinus lateralis.

Patofisiologi Pada gangguan ini biasanya terjadi disfungsi tuba eustachii seperti obstruksi yang diakibatkan oleh infeksi saluran nafas atas, sehingga timbul tekanan negative di telinga tengah.

Sebaliknya, terdapat gangguan drainase cairan telinga tengah dan kemungkinan refluks sekresi esophagus ke daerah ini yang secara normal bersifat steril. Cara masuk bakteri pada kebanyakan pasien kemungkinan melalui tuba eustachii akibat kontaminasi secret dalam nasofaring. Bakteri juga dapat masuk telinga tengah bila ada perforasi membran tymphani. Eksudat purulen biasanya ada dalam telinga tengah dan mengakibatkan kehilangan pendengaran konduktif. Pathway Otitis Media Pengkajian Fokus Pengumpulan pengkajian data melalui riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik seperti di bawah ini : 1 Riwayat kesehatan : adakah baru-baru ini infeksi pernafasan atas ataukah sebelumnya klien mengalami ISPA, ada nyeri daerah telinga, perasaan penuh atau tertekan di dalam telinga, perubahan pendengaran.

Otoscope untuk melakukan auskultasi pada bagian telinga luar 2. Timpanogram untuk mengukur kesesuaian dan kekakuan membran timpani 3. Kultur dan uji sensitifitas ; dilakukan bila dilakukan timpanosentesis Aspirasi jarum dari telinga tengah melalui membrane timpani.

Pemeriksaan Fisik 1. Otoskopi Perhatikan adanya lesi pada telinga luar Amati adanya oedema pada membran tympani Periksa adanya pus dan ruptur pada membran tympani Amati perubahan warna yang mungkin terjadi pada membran tympani 2. Tes bisik Dengan menempatkan klien pada ruang yang sunyi, kemudian dilakukan tes bisik, pada klien dengan OMA dapat terjadi penurunan pendengaran pada sisi telinga yang sakit 3.

Tes garpu tala a. Tes Rinne : pada uji rinne didapatkan hasil negatif b. Tes Weber : pada tes weber didapatkan lateralisasi ke arah telinga yang sakit Terapi tergantung pada stadium penyakitnya. Pengobatan pada stadium awal ditujukan untuk mengobati infeksi-infeksi saluran nafas atas, dengan pemberian antibiotik dekongestan lokal atau sistemik, dan antipiretik.

Stadium Oklusi, Tujuan : membuka kembali tuba eustachius, sehingga tekanan berkurang di telinga tengah hilang. Stadium Supurasi : Disamping antibiotika, idealnya harus disertai dengan miringotomi bila membran tympani masih utuh.

Stadium Resolusi : Membran tympani berangsur normal kembali, sekret tidak ada lagi dan perforasi membran tympani menutup. Diagnosa Keperawatan 1. Nyeri akut berhubungan dengan agen penyebab cidera fisik 2. Gangguan persepsi sensori pendengaran b. Ansietas b. Nyeri akut b. Ekspresi nyeri pada wajah b.

AO4422 MOSFET PDF

ASKEP OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK PDF

Latar Belakang Otitis media adalah inflamasi pada bagian telinga tengah. Otitis media sebenarnya adalah diagnosa yang paling sering dijumpai pada anak — anak di bawah usia 15 tahun. Otitis media serosa atau efusi adalah keadaan terdapatnya cairan di dalam telinga tengah tanpa adanya tanda dan gejala infeksi aktif. Secara teori, cairan ini sebagai akibat tekanan negative dalam telinga tengah yang disebabkan oleh obstruksi tuba eustachii.

AKTA TATACARA MAL MAHKAMAH SYARIAH WILAYAH PERSEKUTUAN PDF

Ns Oleh : 1. Nisa Aprilia Saputri 2. Nurifatul Farida 3. Pandu Sukmo N. Dan juga kami berterima kasih pada bapak Saelan, S. Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai definisi, etiologi dan segala hal yang berkaitan dengan Otitis Media. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang kami harapkan.

BENIHANA DINNER MENU PDF

Komplikasi ke susunan saraf pusat : 1. Meningitis 3. Sekret yang keluar tidak langsung cepat kering atau selalu kambuh lagi. Keadaan ini antara lain disebabkan oleh satu atau beberapa keadaan : 1. Adanya perforasi membran timpani yang permanen sehingga telinga tengah berhubungan dengan dunia luar. Terdapat sumber infeksi di laring, nasofaring, hidung, dan sinus paranasal.

331-7KF02-0AB0 PDF

Toll Nedia specialise in treatments where glue ear is a symptom of Retained Reflex Children and adults with glue ear can frequently respond successfully to. What are the symptoms of an acute infection on the cause an. Acute otitis media, Streptococcus pneumonia, and besides, a tuberculous meningitis. Children with otitis media, recent upper respiratory course. Otitis media purulenta o supurativa.

Related Articles