BELAJAR MIKROKONTROLER ATMEGA8535 PDF

Pin - pin Port dapat menyediakanresistor internal pull-up yang dipilih untuk masing-masing bit. Port A output buffer mempunyai karakteristik gerakan simetrisdengan keduanya sink tinggi dan kemampuan sumber. Ketika pinPA0 ke PA7 digunakan sebagai input dan secara eksternal ditarikrendah, pin — pin akan memungkinkan arus sumber jika resistor internal pull-up diaktifkan.. Selain itu port A juga mempunyai fungsi khusus yaitu ADC [Analog to Digital Converter] artinya dengan ADC yang dimiliki oleh mikrokontroler ini memnungkinkan untuk mengkonversi masukan analog menjadi digital tanpa menggunakan IC tambahan lagi. Sebagai input, pin port B yangsecara eksternal ditarik rendah akan arus sumber jika resistor pullupdiaktifkan. Pin Port B adalah tri-stated manakala suatu kondisi reset menjadi aktif, sekalipun waktu habis.

Author:Gardakora Mikat
Country:Lebanon
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):19 July 2008
Pages:28
PDF File Size:11.82 Mb
ePub File Size:6.28 Mb
ISBN:304-1-13030-437-2
Downloads:22289
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Aram



Mikrokontroller memiliki kemampuan manipulasi data informasi berdasarkan suatu urutan instruksi program yang dibuat oleh programmer. Mikrokontroller adalah piranti elektronik yang dikemas dalam bentuk sebuah IC Integrated Circuit tunggal, sebagai bagian utama dan beberapa peripheral lain yang harus ditambahkan, seperti kristal dan kapasitor. Mikrokontroller AVR memiliki arsitektur RISC 8 Bit, sehingga semua instruksi dikemas dalam kode bit bits word dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam satu siklus instruksi clock.

Dari kesemua kelas yang membedakan satu sama lain adalah ukuran onboard memori, on-board peripheral dan fungsinya. Dipilih Atmega karena populasi yang banyak, sehingga ketersediaan komponen dan referensi penunjang lebih terjamin. Memori data terbagi menjadi 3 bagian yaitu : 32 buah register umum, 64 buah register I.

O, dan byte SRAM internal. Register khusus alamat memori secara lengkap dapat dilihat pada tabel dibawah. Peta Memori Data ATmega Memori program yang terletak pada Flash Perom tersusun dalam word atau 2 byte karena setiap instruksi memiliki lebar bit atau 32bit.

Status Register Status register adalah register berisi status yang dihasilkan pada setiap operasi yang dilakukan ketika suatu instruksi dieksekusi. Rangkaian ini kemudian bisa dihubungkan dengan rangkaian lain untuk menjalankan fungsi tertentu. Rangkaian sistem minimum ini sudah siap untuk menerima sinyal analog fasilitas ADC di port A.

Menuliskan listing program menggunakan bahasa tingkat pemrograman tingkat tinggi assembler, C, Basic, Pascal, dll 2. Biasanya file ini berekstensi. Langkah untuk menghasilkan file. Membuat Project baru, diberi nama.

Membuat file Source baru, dalam bahsa C, edit, simpan. Sinyal input maupun sinyal output adalah berupa data digital 1 high, mewakili tegangan 5 volt dan 0 low, mewakili tegangan 0 volt. Register digunakan untuk mengatur fungsi dari pin-pin pada tiap port. Register DDRxn digunakan untuk menentukan arah dari pin yang bersangkutan. Jika DDRxn diberikan nilai 1 high , maka pin digunakan sebagai output.

Jika DDRxn diberikan nilai 0 low , maka pin difungsikan sebagai input. PINxn merupakan register yang berfungsi untuk mengetahui keadaan tiap-tiap pin pada mikrokontroller. Register ini digunakan untuk membaca keadaan pin pada saat difungsikan sebagai input.

Demikian halnya dengan saklar tombol. Jika ditekan, maka port yang bersesuaian akan terhubung ke ground. Nyalakan catu daya.

Buka Codevision AVR, lakukan konfigurasi chip programmer. Buat file source C. Ketikkan listing seperti ini.

CHARLES BARGUE AND JEAN LEON GEROME DRAWING COURSE PDF

ATMega8535

Mikrokontroller memiliki kemampuan manipulasi data informasi berdasarkan suatu urutan instruksi program yang dibuat oleh programmer. Mikrokontroller adalah piranti elektronik yang dikemas dalam bentuk sebuah IC Integrated Circuit tunggal, sebagai bagian utama dan beberapa peripheral lain yang harus ditambahkan, seperti kristal dan kapasitor. Mikrokontroller AVR memiliki arsitektur RISC 8 Bit, sehingga semua instruksi dikemas dalam kode bit bits word dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam satu siklus instruksi clock. Dari kesemua kelas yang membedakan satu sama lain adalah ukuran onboard memori, on-board peripheral dan fungsinya. Dipilih Atmega karena populasi yang banyak, sehingga ketersediaan komponen dan referensi penunjang lebih terjamin.

ALBERTO GINASTERA DANZAS ARGENTINAS PDF

Cara Memasukkan Program ke Mikrokontroler ATMEGA8535

Pengenalan ATMega Posted by hendri Posted on with 8 comments Mikrokontroller merupakan contoh suatu sistem komputer sederhana yang masuk dalam kategori embedded komputer. Mikrokontroller memiliki kemampuan manipulasi data informasi berdasarkan suatu urutan instruksi program yang dibuat oleh programmer. Mikrokontroller adalah piranti elektronik yang dikemas dalam bentuk sebuah IC Integrated Circuit tunggal, sebagai bagian utama dan beberapa peripheral lain yang harus ditambahkan, seperti kristal dan kapasitor. Mikrokontroller AVR memiliki arsitektur RISC 8 Bit, sehingga semua instruksi dikemas dalam kode bit bits word dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam satu siklus instruksi clock. Dari kesemua kelas yang membedakan satu sama lain adalah ukuran onboard memori, on-board peripheral dan fungsinya. Dipilih Atmega karena populasi yang banyak, sehingga ketersediaan komponen dan referensi penunjang lebih terjamin.

Related Articles